Denpasar – Semangat persahabatan dan pertukaran budaya kembali terasa di Sekolah Harapan Denpasar dengan kedatangan rombongan siswa dan guru dari John Septimus Roe Anglican Community School (JSR) Australia. Kunjungan yang berlangsung pada bulan April ini merupakan bagian dari program pertukaran pelajar tahunan yang telah lama terjalin antara kedua institusi pendidikan tersebut. Nantinya, giliran siswa Sekolah Harapan yang akan bertolak ke Australia pada bulan September mendatang.
Kunjungan JSR di Indonesia tidak hanya terfokus pada lingkungan sekolah, namun juga memberikan kesempatan untuk berbagi dengan sesama. Bersama dengan siswa pertukaran dari Sekolah Harapan, rombongan JSR turut mengunjungi Panti Asuhan Widhya Asih Melaya selama beberapa hari.
Pada tanggal 7 April 2025, kedatangan JSR di Sekolah Harapan disambut dengan hangat. Mereka berkesempatan mengikuti upacara bendera yang khidmat, dipimpin oleh petugas upacara gabungan dari unit SMAK Harapan, SMK Pariwisata Harapan, dan SMPK 1 Harapan. Setelah itu, para siswa Australia ini berinteraksi langsung dengan siswa Harapan dalam kegiatan belajar di kelas bahasa Inggris di ketiga unit sekolah tersebut. Keceriaan semakin terasa saat JSR mengikuti cooking class yang dipandu oleh siswa SMK Pariwisata Harapan, di mana mereka belajar tentang kekayaan kuliner Indonesia
Acara penyambutan resmi kemudian digelar melalui Welcoming Lunch yang dihadiri oleh jajaran penting dari Yayasan Perguruan Kristen Harapan (YPKH), termasuk para kepala sekolah dari berbagai unit di bawah naungan YPKH. Orang tua siswa pertukaran dari Sekolah Harapan juga turut hadir dalam acara yang mempererat tali silaturahmi ini.
Tidak hanya belajar di lingkungan sekolah, para siswa JSR juga diajak untuk berbagi kasih dan pengalaman di Panti Asuhan Widhya Asih Melaya pada tanggal 9 hingga 12 April. Selama empat hari, mereka berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang menyenangkan dan mendidik bersama anak-anak panti, mulai dari workshop tari dan gamelan yang mengenalkan seni budaya Bali, memasak bersama yang mempererat kebersamaan, hingga kegiatan seru seperti mencari telur paskah. Selain itu, rombongan juga berkesempatan mengunjungi Panti Asuhan Widhya Asih Blimbingsari, dan SDK Maranatha untuk mengikuti kegiatan pramuka di sana. Kegiatan-kegiatan ini tentunya akan memperluas wawasan mereka tentang kehidupan sosial dan pendidikan di Bali.
Program pertukaran pelajar ini memiliki tujuan yang baik, yaitu memberikan kesempatan bagi siswa JSR dan Sekolah Harapan untuk merasakan langsung budaya yang berbeda sambilmengasah kemampuan berbahasa di negara yang menggunakan bahasa tersebut sebagai bahasa ibu. Lebih dari itu, kegiatan ini juga membuka pintu bagi terjalinnya persahabatan lintas budaya, menumbuhkan sikap toleransi, dan saling menghormati perbedaan di antara generasi muda dari kedua negara. Diharapkan, pengalaman berharga ini akan menjadi bekal penting bagi perkembangan pribadi dan wawasan global para siswa di masa depan.
GALLERY FOTO
































