Dalam rangka memperluas wawasan global dan mempererat hubungan internasional di bidang pendidikan, Yayasan Perguruan Kristen Harapan menjalin kerja sama dengan John Septimus Roe Anglican Community School (JSR) di Perth, Australia. Kerja sama ini diwujudkan melalui program pertukaran siswa (student exchange) yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 28 September 2025. Program ini diikuti oleh delapan siswa, dua guru pendamping, serta Ketua Yayasan Perguruan Kristen Harapan

Kapan dan Di Mana Kegiatan Berlangsung?
Program pertukaran pelajar ini berlangsung selama 21 hari, mulai 7 hingga 28 September 2025, di kota Perth, Australia Barat. Lokasi utama kegiatan adalah John Septimus Roe Anglican Community School, sebuah institusi pendidikan yang dikenal dengan pendekatan pembelajarannya yang inovatif dan inklusif. Selain mengikuti kelas reguler, para siswa juga akan mengunjungi berbagai tempat bersejarah dan budaya di sekitar Perth sebagai bagian dari kurikulum pengayaan.

Mengapa Program Ini Penting?
Pertukaran pelajar ini menjadi langkah strategis dalam membangun jaringan pendidikan internasional sekaligus memperkuat kompetensi global para siswa. Melalui interaksi langsung dengan lingkungan multikultural, siswa tidak hanya belajar tentang sistem pendidikan Australia, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, empati, dan kemandirian. Bagi Yayasan Perguruan Kristen Harapan, program ini merupakan wujud nyata komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di kancah internasional.

Bagaimana Dampak Jangka Panjangnya?
Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan jangka panjang antara kedua lembaga pendidikan. Rencana ke depan mencakup pertukaran guru, kolaborasi proyek penelitian pelajar, serta pengembangan kurikulum bersama. Dengan keberhasilan program ini, Yayasan Perguruan Kristen Harapan ingin membuka lebih banyak peluang bagi siswa lainnya untuk merasakan pengalaman serupa, sekaligus memperkuat reputasi sekolah sebagai institusi yang berorientasi global namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan Kristiani.