Untal-Untal, 10 Oktober 2025 — Dengan penuh syukur dan harapan, Yayasan Perguruan Kristen Harapan secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Menengah Pertama Kristen (SMPK) 2 Harapan di Untal-Untal pada Jumat, 10 Oktober 2025. Acara ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan pelayanan pendidikan Kristen yang diemban oleh yayasan.
Apa yang dilaksanakan?
Peletakan batu pertama pembangunan gedung SMPK 2 Harapan, sekolah menengah pertama Kristen yang akan menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dalam lingkungan yang berintegritas dan berkualitas.
Kapan acara berlangsung?
Acara berlangsung pada hari Jumat, 10 Oktober 2025, bertepatan dengan momen penuh makna dalam perjalanan pelayanan pendidikan yayasan.


Siapa yang hadir dan meresmikan?
Acara ini secara resmi diresmikan oleh Majelis Sinode Harian Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB), Kepala Desa setempat, serta jajaran Pengurus Yayasan Perguruan Kristen Harapan. Turut hadir mendampingi seluruh tenaga pendidik dari lingkungan yayasan, menunjukkan solidaritas dan dukungan penuh terhadap pengembangan lembaga pendidikan ini.
Mengapa pembangunan ini penting?
Pembangunan SMPK 2 Harapan merupakan wujud nyata komitmen yayasan dalam menyediakan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membangun karakter pada peserta didik. Sekolah ini diharapkan menjadi berkat bagi masyarakat sekitar dan menjadi sarana pembentukan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berintegritas
Bagaimana proses selanjutnya?
Setelah peletakan batu pertama, proses pembangunan fisik gedung akan segera dimulai dengan pengawasan ketat dari tim teknis yayasan dan mitra terkait. Seluruh proses akan dilandasi doa dan pengharapan agar Tuhan memberkati setiap tahap pembangunan hingga sekolah ini siap beroperasi.
Yayasan Perguruan Kristen Harapan mengajak seluruh pihak—jemaat, orang tua, alumni, dan masyarakat luas—untuk turut mendukung dan mendoakan proses pembangunan SMPK 2 Harapan. Kiranya Tuhan memimpin setiap langkah, sehingga sekolah ini kelak menjadi mercusuar iman dan ilmu di tengah masyarakat.







