Dalam semangat pelayanan, kolaborasi, dan pertumbuhan bersama dalam misi pendidikan Kristen, Yayasan Perguruan Kristen Harapan Denpasar dengan sukacita menerima kunjungan Studi Tiru dari rombongan Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK) DR. J.B. Sitanala Cabang Kei Kecil dan Kota Tual, Provinsi Maluku, pada hari Rabu, 12 November 2025. Kunjungan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat jejaring pelayanan pendidikan Kristen di seluruh Indonesia, sekaligus membangun sinergi antarlembaga dalam upaya mewujudkan pendidikan yang berkarakter, berintegritas, dan berdampak luas bagi masyarakat

Kunjungan Studi Tiru ini bertujuan untuk mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan lembaga pendidikan, khususnya dalam aspek manajemen yayasan, pengembangan kurikulum, pembinaan guru dan tenaga kependidikan, serta inovasi dalam pembelajaran. Rombongan terdiri atas Kepala Sekolah dan para pengurus inti YPPK DR. J.B. Sitanala, yang secara aktif terlibat dalam pengembangan sekolah-sekolah di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya.

Di pihak tuan rumah, rombongan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Perguruan Kristen Harapan, Bendahara, didampingi oleh para Kepala Sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, SMK dan SMA Harapan. Turut hadir pula perwakilan guru inti dan tim manajemen sekolah yang berbagi pengalaman secara terbuka dan transparan.

Acara dimulai pukul 09.00 WITA di Gedung Aula Yayasan, Jalan Raya Sesetan No. 62, Denpasar, Bali, dan berlangsung hingga pukul 12.00 WITA. Rangkaian kegiatan mencakup sambutan resmi, sesi presentasi tentang visi-misi, struktur organisasi, dan capaian strategis Yayasan, dilanjutkan dengan focus group discussion (FGD), kunjungan kelas, observasi fasilitas pendukung pembelajaran (laboratorium, perpustakaan digital, ruang ibadah siswa), serta sesi tanya jawab interaktif.

Dalam konteks pelayanan pendidikan Kristen di wilayah kepulauan Maluku, YPPK DR. J.B. Sitanala menghadapi berbagai tantangan unik—mulai dari akses infrastruktur, distribusi tenaga pendidik berkualitas, hingga adaptasi teknologi dalam pembelajaran. Melalui studi tiru ini, mereka berharap dapat mereplikasi model pengelolaan yang efektif, terutakur, serta berakar pada nilai-nilai iman dan pelayanan, sebagaimana diterapkan di Yayasan Harapan Denpasar.

Kegiatan dimulai dengan ibadah singkat dan doa syukur, yang dipimpin oleh Bapak Pendeta Ketua Yayasan Perguruan Kristen Harapan. Dalam sambutan, Ketua YPPK DR. J.B. Sitanala menyampaikan apresiasi yang mendalam atas keramahan, keterbukaan, dan kedalaman refleksi yang diberikan oleh tim Harapan. Kesepakatan awal pun terbentuk untuk menjalin kerja sama jangka panjang, antara lain pertukaran guru, pelatihan kepemimpinan sekolah berbasis nilai Kristiani, serta kolaborasi dalam pengembangan modul pembinaan karakter berlandaskan Firman Tuhan. Yayasan Perguruan Kristen Harapan percaya bahwa pendidikan Kristen bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi pembentukan manusia utuh—cerdas, beriman, dan melayani. Melalui pertemuan ini, tali persaudaraan seiman semakin erat, dan komitmen bersama memperluas Kerajaan Allah melalui dunia pendidikan diperbarui dalam kasih dan kerendahan hati